Selasa, 01 Mei 2018

Sadarkan Pendidikan di Indonesia


Sadarkan Pendidikan di Indonesia


Bisimillah,
Assalamu’alaykum Warohmatullah Wabarakatuh,

Apakah kalian tau kabar pendidikan di Indonesia kini?
Kabar pendidikan di Indonesia kini disebut kontemporer. Kontemporer adalah istilah yang sudah tidak asing lagi di Indonesia. Memang apa itu kontemporer?
Kontemporer kalau kita artikan di kamus sekarang ini adalah “Zaman Now”. Hmmm, lalu apa dan hubungannya dengan Pemdidikan Zaman Now (Indonesia)??

Pertama, landasan apa ada pendidikan di Indonesia?
Ada pada UU 20 tahun 2003 Sistem Pendidikan Nasional, dengan dasarnya Tuntutan UUD 1945 pasal 31 ayat 3.
Terus, apa pentingnya pendidikan di Indonesia?
1. Memberikan pengetahuan
    Memiliki peran penting dikehidupan, tanpa ilmu maka kita tidak bisa melakukan apa-apa.
2. Karir pekerjaan
    Akan menghasilkan apa yang dari kita lakukan dari ilmu yang kita miliki.
3. Membangun karakter
Mengajarkan kedewasaan dari pendidikan, akan berbeda orang yang berpendidikan dengan yang tidak.
4. Pencerah kehidupan
        Tidak terdidik dengan ilmu maka dimasa yang akan datang tidak akan dapat kita ketahui dan tidak miliki persiapan apa yang akan dilakukan, perbanyak baca buku, karena buku adalah jendela dunia.
     5. Kemajuan bangsa
   Suatu negara akan hancur ketika pendidikannya yang tidak dapat dipegang atau diatur kelolanya.

Lalu apa penyebab atau faktor pendidikan Indonesia semakin terpuruk hingga kini?
  1. Wilayah Indonesia yang cukup luas dan negara maritim, sehingga daerah-daerah terpencil kurang dapat terjangkau oleh pemerintah.
  2. Sarana prasarana yang dimiliki kurang memadai dan meunjang kegiatan belajar mengajar.
  3. Kurangnya pemahaman orang-orang daerah akan pentingnya pendidikan.
  4. Kurang meratanya pendidikan diseluruh daerah Indonesia meski sudah digemborkan oleh presiden kita.
  5. Rasa malas yang ada dan timbul pada orang-orang Indonesia


Terus, kabar pendidikan di Indonesia saat ini bagaimana?
Peringkat pendidikan Indonesia semakin menurun dari tahun 2000 dan 2003 dengan peringkat 39, tahun 2006 turun mejadi 48, kemudian tahun 2009 diperingkat 57, dan terakhir tahun 2012 Indonesia menduduki peringkat di 61.

Hal ini juga dilatarbelakangi akan:
  1. Kerja, kerja, dan kerja BUKAN baca, baca, dan baca.
  2. Welcome to ERA DIGITAL

Jadi? Pendidikan yang ideal itu seperti apa dong? Ialah jangan memaksakan murid ke arah yang tidak mungkin dimiliki potensi minat bakatnya, tapi kita harus bisa mengeluarkan potensi minat bakatnya.

“Pendidikan adalah senjata paling ampuh yang bisa anda gunakan untuk mengubah duina”
- Nelson Mandela –

@bemf_mipaunj

#PKMFMIPA2018
#FMIPAKITA
#Kreatif_Inisiatif_Aktif

Selasa, 24 April 2018

Kaderisasi Berkenalan


Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakaatuh

Hidup Mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!

Alhamdulillah, agenda Pra PKMF MIPA 2018 sudah dimulai dengan antusias jiwa pemuda yang berkobar dan diikuti oleh 3 angkatan. Pemuda adalah kader generasi penerus bangsa yang ada diujung tombak. Sifat kaderisasi sudah tertanam didalam tiap-tiap insan.

Berbicara tentang kaderisasi mungkin beberapa teman-teman disini ada yang baru mendengar atau sudah tapi ingin memperdalam lebih lagi. Nah yang penasaran sama kaderisasi itu apa dibawah ini  ada penjelasnnya.

Kaderisasi adalah suatu proses cara pembentukan seorang kader dengan membentuk seseorang yang diinginkan. Sedang kader adalah orang yang diharapkan untuk memegang peran penting dalam suatu institusi atau organisasi. Karena setiap peristiwa yang kita lakukan adalah proses pengkaderan itu sendiri.

Pentingnya akan kaderisasi dapat kita pahami pada firman Allah yang artinya;
"Dan hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan keturunan yang lemah dibelakang mereka yang mereka khawatir terhadap (kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang baik." (QS. An-Nisa : 9)

Seorang pemimpin yang baik ialah yang mampu berfikir untuk generasi yang melanjutkan estafet setelah dia. Karena amanah menjadi seorang pemimpin ialah amanah atau Al-Amin.

Beberapa tugas-tugas seorang Kaderisasi, yaitu:
  1. Pembentukan, Seperti pada PKMF ini ialah dimulainya membentuk karakter seseorang yang diinginkan.
  2. Penjagaan, Ilmu yang kita peroleh tergantung cara akan kita menyampaikan, karena ilmu itu bisa tajam ke hati orang tanpa kita ketahui. Memahami cara penjagaan dan melek dengan lingkungan sekitar. Serta memiliki hati yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, namun orang lain juga.
  3. Pengembangan, PKMP akan berbeda ilmunya dengan PKMF/UN karena pengembangan isi dan kandungannya lebih luas dan berbeda, begitupun sebaliknya.
  4. Warisan, Setiap orang/makhluk pasti akan merasakan mati, pergantian, atau sudah bukan dizamannya. Seperti pemimpin-pemimpin yang sudah bukan atau harus dibersihkan dan dengan kebenaran maka sudah seharusnya untuk digantikan.


Fungsi-fungsi dari agenda pengkaderan:
  1. Pewarisan dari nilai-nilai pada organisasi, Membawa nilai-nilai keorganisasian yang ada di BEM
  2. Menjamin keberlangsungan organisasi, Maksud keberlangsungan ialah jangan sampai hilang anggota-anggota di organisasi tersebut. Contohnya MPA akan memberi dampak pada PKMP/F/UN setelahnya, karena pengkaderan yang baik ialah mampu mengajak generasi selanjutnya untuk ikut agenda-agenda pengkaderan meski sudah menjadi alumni dari organisasi tersebut.
  3. Sarana belajar bagi anggota, Memaknai diri kalian dalam organisasi. Jika ada yang memasuki emosi (rasa ukhuwah) karena makna dibalik dari amanah itu maka kalian akan memaknai agenda BEM kalian sendiri.
Cara mengetahuiya dapat melalui psikologi, karakteristik, dan humonologi tiap masing-masing orang.

Tantangan dan kendala dalam organisasi:
  1. Harus peka dengan lingkungan sekitar.
  2. Monoton, yang tidak ada dorongan mengajak untuk ikut pengkaderan.
  3. Timbul krisis kapasitas kader, contohnya dari agenda pengkaderan banyak yang daftar namun hanya sedikit yang lulus.
  4. Kejenuhan, rasa yang timbul pada setiap orang meski sekuat apapun kita mampu menghadapinya pasti ada naik turunnya.

Karena kenapa? Amanah itu berat, bisa menjadi bersahabat jika kita mampu mengembangkannya. Namun, kita bisa menjadi lalai yang disebabkan dari rasa penyesalan dan kehinaan.

Adapun alur pengkaderannya jika di UNJ pertama melalui Masa Pnegenalan Akademik (MPA), yang disini akan memberikan first impression, contoh dari kita kepada para mahasisa baru dan akan menjadi pengganti kita digenerasi selanjut nya. Kedua, ialah PKMP disini akan diajarkan bagaimana organisasi haru bisa sejalan dengan akademik yang tidak menimbulkan paradoks.

Tidak semua orang bisa menjadi pemimpin hebat, tapi pemimpin hebat bisa berasal dari mana saja.