Bismillahirrahmanirrahim,
Assalamu'alaykum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Hidup Mahasiswa!!!
Hidup Rakyat Indonesia!!!
Alhamdulillah, agenda Pra PKMF MIPA
2018 sudah dimulai dengan antusias jiwa pemuda yang berkobar dan diikuti oleh 3
angkatan. Pemuda adalah kader generasi penerus bangsa yang ada diujung tombak.
Sifat kaderisasi sudah tertanam didalam tiap-tiap insan.
Berbicara
tentang kaderisasi mungkin beberapa teman-teman disini ada yang baru mendengar
atau sudah tapi ingin memperdalam lebih lagi. Nah yang penasaran sama
kaderisasi itu apa dibawah ini ada penjelasnnya.
Kaderisasi
adalah suatu proses cara pembentukan seorang kader dengan membentuk seseorang
yang diinginkan. Sedang kader adalah orang yang diharapkan untuk memegang peran
penting dalam suatu institusi atau organisasi. Karena setiap peristiwa yang
kita lakukan adalah proses pengkaderan itu sendiri.
Pentingnya
akan kaderisasi dapat kita pahami pada firman Allah yang artinya;
"Dan
hendaklah takut (kepada Allah) orang-orang yang sekiranya mereka meninggalkan
keturunan yang lemah dibelakang mereka yang mereka khawatir terhadap
(kesejahteraan)nya. Oleh sebab itu, hendaklah mereka bertakwa kepada Allah, dan
hendaklah mereka berbicara dengan tutur kata yang baik." (QS. An-Nisa : 9)
Seorang
pemimpin yang baik ialah yang mampu berfikir untuk generasi yang melanjutkan
estafet setelah dia. Karena amanah menjadi seorang pemimpin ialah amanah atau
Al-Amin.
Beberapa
tugas-tugas seorang Kaderisasi, yaitu:
- Pembentukan, Seperti pada PKMF ini ialah dimulainya membentuk karakter seseorang yang diinginkan.
- Penjagaan, Ilmu yang kita peroleh tergantung cara akan kita menyampaikan, karena ilmu itu bisa tajam ke hati orang tanpa kita ketahui. Memahami cara penjagaan dan melek dengan lingkungan sekitar. Serta memiliki hati yang tidak hanya memikirkan dirinya sendiri, namun orang lain juga.
- Pengembangan, PKMP akan berbeda ilmunya dengan PKMF/UN karena pengembangan isi dan kandungannya lebih luas dan berbeda, begitupun sebaliknya.
- Warisan, Setiap orang/makhluk pasti akan merasakan mati, pergantian, atau sudah bukan dizamannya. Seperti pemimpin-pemimpin yang sudah bukan atau harus dibersihkan dan dengan kebenaran maka sudah seharusnya untuk digantikan.
Fungsi-fungsi
dari agenda pengkaderan:
- Pewarisan dari nilai-nilai pada organisasi, Membawa nilai-nilai keorganisasian yang ada di BEM
- Menjamin keberlangsungan organisasi, Maksud keberlangsungan ialah jangan sampai hilang anggota-anggota di organisasi tersebut. Contohnya MPA akan memberi dampak pada PKMP/F/UN setelahnya, karena pengkaderan yang baik ialah mampu mengajak generasi selanjutnya untuk ikut agenda-agenda pengkaderan meski sudah menjadi alumni dari organisasi tersebut.
- Sarana belajar bagi anggota, Memaknai diri kalian dalam organisasi. Jika ada yang memasuki emosi (rasa ukhuwah) karena makna dibalik dari amanah itu maka kalian akan memaknai agenda BEM kalian sendiri.
Tantangan dan kendala dalam organisasi:
- Harus peka dengan lingkungan sekitar.
- Monoton, yang tidak ada dorongan mengajak untuk ikut pengkaderan.
- Timbul krisis kapasitas kader, contohnya dari agenda pengkaderan banyak yang daftar namun hanya sedikit yang lulus.
- Kejenuhan, rasa yang timbul pada setiap orang meski sekuat apapun kita mampu menghadapinya pasti ada naik turunnya.
Karena kenapa? Amanah itu berat, bisa
menjadi bersahabat jika kita mampu mengembangkannya. Namun, kita bisa menjadi lalai
yang disebabkan dari rasa penyesalan dan kehinaan.
Adapun alur pengkaderannya jika di UNJ pertama
melalui Masa Pnegenalan Akademik (MPA), yang disini akan memberikan first
impression, contoh dari kita kepada para mahasisa baru dan akan menjadi
pengganti kita digenerasi selanjut nya. Kedua, ialah PKMP disini akan diajarkan
bagaimana organisasi haru bisa sejalan dengan akademik yang tidak menimbulkan
paradoks.
Tidak
semua orang bisa menjadi pemimpin hebat, tapi pemimpin hebat bisa berasal dari
mana saja.